Studi kriminologi di Indonesia pertama kali dikembangkan oleh Universitas Indonesia. Studi kriminologi di UI ini diawali dengan didirikannya Lembaga Kriminologi pada Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan tanggal 15 September 1948. Pendirian lembaga ini bertujuan untuk membantu proses pelaksanaan peradilan pidana dengan memberikan keterangan-keterangan ahli, seperti dokter, ahli kimia forensik, dan lainnya.Pada bulan Oktober 1976 di antara pengajar-pengajar senior dari FH di UI, UNDIP dan UNAIR diadakan kesepakatan (tidak tertulis) untuk mengembangkan kriminologi dengan memberi tanggung jawab penyelenggaraan seminar-seminar berkala (sebagai forum diskusi hasil penelitian), kepada UNDIP tentang Kriminologi, UNAIR tentang Viktimologi dan UI tentang Pemasyarakatan Narapidana (Penologi). Sekilas demikianlah sejarah singkat kehadiran studi Kriminologi di Indonesia.

Sebagai studi keilmuan yang langka di Indonesia, para alumni S2 Kriminologi UI yang notabene masyarakat Riau dan bekerja sebagai Pengajar di Universitas Islam Riau menginisiasi untuk membentuk studi kriminologi menjadi salah satu jurusan di Fakutas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Riau.
Program studi Kriminologi merupakan salah satu dari 5 Prodi yang ada di struktur Fisipol UIR . Lebih dari 10 Tahun Prodi Kriminologi menjalankan proses akademik di Fisipol UIR menunjukkan perkembangan yang baik. Program Studi Kriminologi Universitas Islam Riau didirikan pada tanggal 10 Mei 2005 dan ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Surat Keputusan nomor 1357/D/T/2005 (SK terlampir). Seterusnya telah memperoleh perpanjangan ulang ijin penyelenggaraan program studi sampai dengan 28 juli 2014.

Dibukanya program studi ini didasarkan pada kenyataan bahwa selain di Universitas Indonesia belum ada universitas yang membuka Program Studi yang fokus mengkaji tentang kejahatan dan penanggulangannya. Program Studi ini juga merupakan satu-satunya Program Studi Kriminologi yang dimiliki oleh Universitas Islam di Indonesia. Hal inilah yang melatarbelakangi beberapa orang dari akademisi, kepolisian, tokoh masyarakat serta beberapa pejabat Pemerintah Daerah Riau berinisiatif untuk mendirikan Program Studi Kriminologi di Universitas Islam Riau, tepatnya dibawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Jumlah mahasiswa, pada awal berdiri hanya memiliki 14 orang mahasiswa. Jumlah tersebut terus meningkat, dan sampai akhir tahun ajaran 2014/2015 jumlah mahasiswa aktif sebanyak 227 orang. Sedangkan alumninya sudah tersebar di berbagai institusi baik pemerintah dan institusi swasta, sebagai praktisi maupun akademisi.

Sejalan dengan dengan perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan dinamika kriminalitas di masyarakat, Program Studi Kriminologi Universitas Islam Riau berusaha tampil untuk menyikapi persoalan aktual kemasyarakatan, sesuai visi dan misi program studi yang mengacu kepada visi dan misi Universitas lslam Riau.

 

aaaaaa

1.
2.
3.
4.