Teteskan Air Mata, Ternyata Ini yang Buat Yusri Munaf Terisak Saat Pengukuhan Guru Besar

Teteskan Air Mata, Ternyata Ini yang Buat Yusri Munaf Terisak Saat Pengukuhan Guru Besar

Prof.Dr.H.Yusri Munaf S.H.,M.Hum resmi dikukuhkan menjadi Guru Besar Universitas Islam Riau (UIR), Bidang Ilmu Hukum Tata Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, melalui sidang senat terbuka, yang dilaksanakan di aula rektorat UIR, Rabu (15/11/2017). Tampak hadir dalam kesempatan itu, unsur Forum Koordinasi Pemimpin Daerah (Forkopimda) Riau, sejumlah pejabat dari kabupaten/kota, beberapa anggota DPRD Riau, anggota DPRD Kota Pekanbaru, jajaran civitas akademika UIR, dan sejumlah tamu dan undangan lainnya dari berbagai perwakilan lembaga. Dalam orasi ilmiahnya, Yusri menyampaikan tentang analisisnya terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah, dan implikasinya terhadap proses demokrasi di Indonesia. “Amanah jabatan ini, bukan segalanya, dan bukan pula akhir dari segalanya. Saya harus mampu mempertanggung jawabkan secara akademik, dan juga memberikan pembinaan nantinya kepada akademisi muda,” kata Yusri. Ia juga memberikan motivasi kepada akademisi muda di UIR, agar menyusul, dan bersemangat untuk pencapaian guru besar tersebut, sehingga UIR semakin maju dan terkemuka di kancah nasional atau pun internasional. “Kawan-kawan dosen muda, ada baiknya dari sekarang dipertimbangkan dan kaji kembali, menumbuhkan semangat, untuk juga bisa mencapai gelar guru besar nantinya, sehingga semakin banyak guru besar di UIR, dan akan semakin diperhitungkan di nasional dan internasional,” imbuhnya. Yusri sempat meneteskan airmatanya, ketika menyampaikan ucapan terimakasih terutama saat menyebut nama istrinya, Feliatri, yang telah menemaninya sejak awal pernikahan puluhan tahun lalu, dan berjuang bersama, hingga pencapaiannya saat ini. Suaranya terdengar bergetar, lalu terisak, dan berhenti sejenak, dan kembali melanjutkan ucapan terimakasihnya. “Terimakasih kepada istri saya, yang telah mendampingi, sejak kita usia remaja, dengan setia bersama menjalani hidup suka dan duka,” tuturnya. Sementara itu, Rektor UIR, Prof Syafrinaldi menyampaikan, sudah lebih dari 10 tahun UIR menantikan adanya tambahan guru besar, dan baru hari ini tercapai dengan pengukuhan Yusri Munaf sebagai guru besar ke 10 di UIR. “Setelah lebih dari 10 tahun, tak kunjung ada telur menetas, dan pada hari ini, kami menyambut dengan suka cita, guru besar ke 10 UIR, yakni Prof Dr H Yusri Munaf, SH MHum,” kata Syafrinaldi dalam kesempatan itu. Ia juga menyampaikan, pihaknya sangat bangga dengan pengukuhan Yusri Munaf sebagai guru besar ke 10 di UIR, dengan demikian, semakin bertambah guru besar di UIR, dan hingga saat ini, UIR tetap menjadi kampus terbanyak memiliki guru besar, di kopertis X and still provides its staff with access to online payday loans no credit check same GAD Capital instant approval. “UIR tetap menjadi nomor nomor 1 di Kopertis X, dari 20 jumlah guru besar di Kopertis X, 10 di antaranya ada di UIR,” imbuhnya. Perwakilan Kopertis X, Eli Susanti menyampaikan, pihaknya berharap, dengan pengukuhan Prof Dr H Yusri Munaf SH MHum tersebut, dapat memberikan motivasi nantinya kepada dosen lainnya, yang sudah mencapai gelar doktor. “Pengurusan guru besar sekarang tidaklah sulit. SOP-nya di Dikti sekarang hanya butuh waktu dua bulan, asalkan sesuai dengan syarat, maka langsung cepat prosesnya,” tuturnya.(*)  

[ by: Humas UIR/Tribun Pekanbaru ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *